Follow Us @rizhaa

Monday, January 22, 2018

TRAVELING WITH TODDLER

January 22, 2018 11 Comments
Assalamualaikum,


HALO!



So excited! Tahun 2018 ini diawali dengan travelling bersama keluarga. Jadi ceritanya Pak Suami romantis bgt pas hari Ibu ngirim WA yang isinya E-tiket travel initiary gitu. WOOOOOW antara Happy dan dekdekan dong tentu saja. Karena ini bakal jadi perjalanan dengan durasi terlama yang dilakukan semenjak ada Thalita. Biasanya paling lama Cuma 2 jam, Tapi kali ini total 8 jam perjalanan dan pakai transit lagi.

Abah dapet tiket PP, CGK-KL-HK lg promo (2 jt/org) dan Thalita cuma bayar 10% aja. Kita pakai maskapai Malindo, extra room leg nya Recomended bgt u/ kelas ekonomi ya Allah. Dan dapet snack serta makan besar, worth it banget lah. Sering2 cek-lah webnya. 

So jadilah seminggu sebelum hari H aku sudah list semua baju dan kebutuhan yang mau dibawa. Beberapa tips ala aku nih ya;
1. Money Changer , tuker dolar. Kalau ingin menukar uang dalam jumlah banyak sih aku rekomen ke Valuta Inti Prima (VIP) di daerah menteng,  ratenya palng bagus. Tapi sayang ini tempat jauh dari rumah aku dan lamaaaa rame antrinya. Ada lagi satu tempat rekomen yaitu di Valuta Artha Mas  (ITC kuningan lt 1C 10 No 6). Mereka jg nerima uang robek, koin dan uang lama lho. Pokonya letaknya deket Mushola dan toko makeup gitu. Tanya aja sama pedagang2 disana pasti tau.
2. Cek cuaca dan suhu kota tersebut pada tgl keberadaan kita disana (bisa goggling or biasanya aku liat di accuweather.com) biar gak saltum guys.
3. Aku selalu bawa 1 tas kosong lebihan yang kira2 bisa ditekuk masuk koper dan bisa digembok juga. Kenapa? Buat jaga2 kalau bawaan kita beranak-pinak dan Tas ini nantinya diisi baju kotor. Sedangkan kopernya sendri nanti dipakai untuk taruh belanjaan serta oleh-oleh.
4. Segala macam obat dan perawatan yang selalu dipakai tiap hari sama baby dan mommy. Kalau aku yang wajib bgt bawa adalah pure papaya cream dan baby lotion dari Botanina. obat magic lah pokonya. Sisanya tergantung kebutuhan masing-masing ya. Kalau aku karena akan banyak jalan dan menggunakan public transport ini sih wajib bawa buat aku, eits tapi khusus yang anti bau balsem ya. 

Tersedia di toko2 online

5. 1 practical bag. Satu tas selempang ukuran sedang yang muat u/ bawa passport, uang, HP, lipstik, papaw cream, 1 popok dan 1 dress baju ganti baby. Kaya tempat minum , snack, popok lebihan pokonya sisa2 printilan tuh taruh aja di ransel yang nanti dibawa Paksu =p
6. Last but not least, di era digital and social media, internet itu PENTING bgt. Apalagi kalau ga pakai tour dan kemana2 musti cari rute sendiri pake Gmaps. Jadi setiap ke LN drpd ribet ganti paketan apalah yang mahal. Kita Selalu nyewa WIFI dan ada satu yang rekomen menyediakan wifi untuk banyak Negara. Cek IG @passpod.id deeeh. Mereka bisa COD di bandara atau bisa jg dianter ke rumah sama kurir.  

OK lah tanpa banyak ba bi bu aku breakdown ya detail selama disana;



DAY 1, 9/10/2018

CHECK IN CGK- TRANSIT KL- LANDING HK

Berangkat jam 2.30 AM. Saran pilih jam terbang sama toddler itu yang paling malam atau malah paling pagi sekalian. Sampai di terminal 2 Bandara Soetta ternyata belum buka counter check-In nya. Gak sengaja menemukan nursery room yang berada dekat pemeriksaan imigrasi. Cuss Meng-ASI hi dulu biar anaknya kenyang.

Sekitar 04.20 AM counter check-in baru buka. Agak skeptis awalnya sama ini maskapai masa flight jam 05.30 AM dia baru buka, mana gak ada pemberitahuan macem standing banner atau apalah depan counternya. Well bismillah aja deh.

Saat check – In bilang bawa stroller ya, mereka akan ngasih tag ke stroller kamu. Bisa dibawa terus sampe deket2 pintu boarding. Nanti ada staff mereka yang ngambil. Dari beberapa maskapai (Garuda, Air asia, Tiger, Malindo) begitu semua sistemnya yang aku alamin ya. Dan nanti pas cari strollernya saat landing, kadang ada bandara yang khusus dibagian ood baggage. Jadi tidak sama dengan dimana kamu ambil tas koper kamu ya. Tanya sama petugas disana kalau memang tidak ada. Don’t be affraid to ask =)

DI terminal HK biasanya ada di 15A ya untuk pengambilan stroller









Enaknya bawa baby/toddler itu dapat prioritas untuk masuk duluan ke pesawatnya, lumayan gak pakai antri. Oia kalau bisa usahakan saat takeoff/landing entah anak sedang menyusu/ngedot/ngemut permen, intinya membuat gerakan seperti mengunyah untuk meminimalisir rasa tidak nyaman di telinga mereka. Di pesawat Alhamdulillah Thalita baik bgt dia minum asi terus tidur sepanjang perjalanan dan kalaupun bangun dia bercanda sm penumpang lainnya, ngemil ini itu jadi anteng. Kadang kalau dia sudah bosan saya sdh siapkan boneka kesukaan dia, buku dan crayon untuk dia corat-coret dan yang tidak dapat dihindari adalah HP =( jadi sudah ada beberapa video anak yang sdh di download (khusus untuk di pesawat).

Transit di KL 2 jam tapi karena adanya perbedaan waktu 1 jam jadi tidak terlalu terasa. Dan di sini aku ganti popok Thalita, ngajak main lari2an biar dia lelah and tidur lagi nanti di flight selanjutnya. Hati2 ya Karena bandaranya luas dan musti naik train ke imigrasi/ boarding gate kita musti spare waktu yang lumayan biar ga ketinggalan pesawat.


Perjalanan selama 4 jam dari KL-HK ini jadi moment istirahat sih bagi kita ber3, Hahhaa paling kebangun karena ditawarin lunch and snack. YEAH! Very recommended with extra room legs also. Sampai di HK lanjut nyalain wifi and cari rute untuk menuju ke hotel deh. Kalau kalian rencana mau keliling better beli Octopus card. Harganya 150$HK tapi 50$HK nya deposit kok, nanti bisa diambil lagi. Ini lebih hemat dibanding tiket satuan. Plus nya lagi inikartu selain bisa untuk segala mode transportasi di HK tapi bisa juga buat bayar belanjaan loh, semacam debitcard gitu.













Translate